Es krim merupakan salah satu makanan yang paling mendunia dan dapat dikatakan sebagai satu-satunya makanan yang seleranya cocok untuk semua ras di dunia. Es krim digolongkn ke dalam kelompok makanan ringan atau sering juga disebut sebagai dessert. Secara sederhana kita dapat mendefinisikan es krim sebagai cairan yang mengandung lemak yang bersuhu rendah.

Sejarah Es Krim

Konon, sejarah awal kemunculan es krim berawal dari zaman kepemimpinan Kaisar Nero dari Romawi di tahun 64 Masehi yang sudah menikmati “es krim” di zamannya, ia menyantap salju halus bersama campuran buah-buahan dan madu. Selanjutnya es krim ditemukan oleh bangsa Cina sekitar 700 M. Hidangan dingin ini dijadikan persembahan bagi Kaisar Tang dari Dinasti Shang. Kaisar Tang yang seorang penggemar kuliner meminta para koki istana agar es dicampur dengan susu sapi dan tepung. Semua bahan tersebut diaduk hingga menjadi krim.
Karena adanya hubungan dagang atara Cina dan Italia. Marcopolo, sang penjelajah lautan membawa resep es krim dari Cina ke negaranya. Berbeda dengan resep aslinya, es krim Italia dikombinasikan dengan sirup dan campuran es. Mereka memproduksi mesin yang bisa membuat air menjadi beku. Karena listrik belum ditemukan, mesin tersebut menggunakan minyak tanah. Es krim ala Italiano inilah yang kemudian dinikmati oleh Kaum Bangsawan Eropa dan menyebar ke seluruh dunia. Di Amerika, es krim baru populer pada abad ke-19, seiiring dengan penemuan mesin pembuat es krim. Sebutan es krim berasal dari para kolonis Amerika, berasal dari fase iced cram.
Di Indonesia, es krim dibawa oleh Belanda. Ice Cream Saloon adalah es krim pertama yang hanya bisa dinikmati di kota besar seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Malang dan Surabaya. Saat itu es krim merupakan barang mewah dan mahal dan mahal, dan kebanyakan hanya orang Belanda saja yang minikmatinya.